Langkah Pertama Pemasaran Blog Untuk Produk dan Jasa

Peran Pemasaran Blog (Blog Marketing) Dalam Rencana Pemasaran

pemasaran blog

Bagi Anda yang sudah memiliki rencana pemasaran atau marketing plan, peran blog adalah menguatkan, menopang, atau menjadi alat untuk mengimplementasikan marketing plan Anda. Blog Marketing adalah salah satu media yang bisa digunakan dalam marketing plan Anda sebagai pelengkap dan penguat media lain seperti media cetak dan elektronik lainnya.

Bisa jadi, Anda menjadikan pemasaran blog sebagai satu-satunya media pemasaran Anda. Tidak menjadi masalah jika sekiranya cukup tanpa menggunakan media-media lainnya. Namun, yang perlu diperhatikan disini adalah blog atau website adalah hanya alat atau media untuk menyampaikan pesan-pesan pemasaran Anda.

Untuk apa perusahaan atau Anda membuat blog? Anda bisa menjadikan blog sebagai alat mengkomunikasi semua pesan pemasaran Anda atau menjadi salah satunya.

Berikut adalah beberapa peran yang bisa dilakukan oleh sebuah blog.

Blog sebagai alat strategi pemasaran.

Jika bicara strategi pemasaran, maka kita akan bicara tentang target pasar dan positioning produk atau jasa Anda. Dengan peran ini, Anda bisa merencanakan sebuah blog yang ditujukan dan menarik target pasar tertentu dan menampilkan informasi untuk memposisikan produk Anda.

Konten dan desain blog akan dipengaruhi oleh target dan positioning. Misalnya, jika target pasar Anda wanita remaja atau ABG, desain blog seperti apa yang cocok. Kemudian bagaimana gaya bahasa yang tepat saat menyajikan konten blog Anda.

Selain tampilan dan gaya bahasa, tentu saja konten akan dirancang untuk memposisikan produk atau jasa Anda pada posisi tertentu (sesuai rencana Anda) di benak para pembaca blog Anda. Anda akan memanfaatkan blog sebagai penyampai dan penguat pesan-pesan yang menunjukan positioning Anda.

Blog Sebagai Alat Taktik Pemasaran.

Bicara taktik, kita akan bicara diferensiasi, promosi, dan menjual. Bahkan bisa jadi, blog digunakan juga sebagai alat untuk membangun jalur distribusi.

Anda bisa menggunakan blog untuk menunjukan perbedaan produk dan jasa Anda. Komunikasikan perbedaan tersebut melalui blog secara terus-menerus dan kosnsiten sampai audiens blog Anda memahami apa bedanya produk dan jasa Anda.

Berkaitan dengan promosi dan menjual, maka blog dijadikan sebagai alat untuk menyampaikan pesan-pesan pemasaran. Pesan itu termasuk pesan positioning dan juga pesan yang merupakan menjual. Plus, pesan untuk membangun brand.

OK, sekarang kita bicara tentang menjual terlebih dahulu. Saat menjadikan blog sebagai alat menjual, maka konten-konten blog harus ditulis dengan format menjual sehingga sampai terjadi transaksi setidaknya diarahkan ke halaman tertentu yang dibuat sebagai penjualan produk atau jasa. Blog bisa digunakan untuk soft selling maupun hard selling.

Tentu saja, tidak semua produk atau jasa akan cocok dijual langsung di blog. Silahkan Anda perhitungkan, apakan produk atau jasa Anda bisa dijual langsung melalui blog? Jika Anda memutuskan akan menjual secara langsung, tentu harus diperhitungkan sistem dan sumber daya yang diperlukan untuk menangani ini.

Misalnya, jika Anda sudah memiliki online store, ada sumber daya yang menanganinya disana, maka blog bisa digunakan untuk menggiring audiens menuju online store Anda.

Atau cara lain, Anda bisa manfaatkan blog untuk menggiring audiens ke tempat belanja offline seperti toko atau supermarket. Blog hanya menjual, memberikan informasi, menunjukan perbedaan, dan transaksi terjadi di darat. Ini semua disesuaikan dengan kondisi bisnis Anda.

Blog Sebagai Alat Membangun Brand

Saat membangun brand, maka ada dua hal yang penting, yaitu nama (merk) dan nilai yang terkait dengan nama itu. Kita bisa memfaatkan blog untuk memperkenalkan nama produk/bisnis/jasa Anda dan mengaitkan dengan nilai tertentu. Arahkan konten blog Anda untuk itu semua.

Tentu saja, saat bicara membangun brand, kita tidak sedang bicara menjual, hanya menyampaikan pesan untuk merebut hati pembaca Anda. Sehingga di hati atau pikiran pembaca brand Anda menancap kuat. Saat mereka membutuhkan produk atau jasa, maka mereka akan memilih produk atau jasa Anda.

Namun yang menarik, membangun brand bukan hanya berada di blog yang Anda buat saja, tetapi berada di hasil pencarian saat target pasar Anda mencari informasi di mesin pencari. Disana bisa saja muncul brand-brand pesaing.

Dimanakan posisi brand Anda muncul di mesin pencari? Apakah brand Anda hanya muncul saat orang mengetikan nama brand saja atau saat mengetikan jenis/kelas produk?

Ini pun menjadi salah satu bagian, bagaimana memanfaatkan blog. Bukan hanya mengenalkan brand kepada pembaca blog Anda, tetapi juga kepada mereka yang belum mengunjungi blog Anda.

Perencanaan Blog

Selanjutnya, setelah memahami peran blog untuk pemasaran produk atau jasa Anda, maka kita sudah mulai bisa membuat perencanaan awal blog. Disini bisa dilihat bahwa pemasaran dengan blog akan efektif jika rencana pemasaran Anda secara umum sudah siap, artinya sudah jelas siapa target pasar, positioning, perbedaan, brand, dan lainnya. Jika belum siap, sebaiknya jangan dulu ke blogging, tapi siapkan terlebih dahulu rencana pemasaran Anda.

  1. Apa tujuan Anda membuat blog? Peran blog yang mana yang akan diambil? Salah satu atau bahkan semuanya? Keputusan ini sangat penting karena akan menentukan perencanaan blog selanjutnya.
  2. Masalah teknis. Apakah Anda akan menggunakan blog gratisan atau berbayar? Hati-hati, jangan sampai menurunkan reputasi bisnis Anda dengan menggunakan blog gratisan seperti blogspot atau wordpress. Blog itu bisa dibuat dengan domain sendiri seperti blog yang sedang Anda baca ini, memilih hosting yang tangguh, dan juga desain yang disesuaikan dengan rencana pemasaran Anda.
  3. Berapa banyak blog yang akan dibuat? Apakah hanya satu blog saja? Atau akan membuat banyak blog untuk mendominasi mesin pencari?
  4. Apa saja domain yang akan digunakan? Misalnya domain yang memunculkan brand? Apakah domain dengan membidik target pasar tertentu? Apakah domain untuk menjual? Tentu akan berbeda-beda.

Setelah perencanaan blog yang sesuai dengan rencana pemasaran Anda siap, maka langkah selanjutnya adalah bagaimana merencanakan konten dan manajemen konten itu sendiri. Pembahasan ini akan dibuat pada posting selanjutnya. Silahkan daftarkan di formulir dibawah pos ini untuk mendapatkan update blog ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *