Mengapa Blogging Cocok Bagi Karyawan Yang Akan Pensiun?

Persiapan Pensiun Dengan Ngeblog

bloggingJika Anda punya rencana pensiun dini atau memang akan segera pensiun, blogging bisa menjadi salah satu alternatif Anda mempersiapkan masa pensiun. Saya melakukan itu. Dua tahun saat saya memutuskan akan pensiun dini, saya sudah mulai membuat blog, meski pun saat itu diawali oleh website statis (karena belum mengetahui blogging saat itu).

Mengapa blogging cukup ideal? Sebab, setiap Anda menulis konten, Anda sedang membangun aset. Semakin banyak aset yang Anda bangun, maka potensi penghasilannya akan lebih besar. Dan itu bisa dilakukan di waktu luang Anda.

Saat pensiuan nanti, Anda tidak akan kesulitan untuk mendapatkan penghasilan dengan memanfaatkan blog yang sudah Anda bangun.

Jika ada yang bertanya kepada saya, bagaimana menjual produk di internet, saya sarankan membuat blog (tentu saja banyak cara lain). Setelah itu, tulis konten dan terus tulis. Saya tidak mengajarkan SEO atau teknik marketing lainnya, tetapi saya anjurkan dia menulis.

Mengapa?

Konsepnya sederhana, semakin banyak Anda menulis, akan semakin banyak orang yang berkunjung ke blog Anda. Merekalah yang akan menjadi prospek Anda.

Saya menjual produk-produk fisik dengan banyak menulis artikel. Dan itu terbukti.

Artikel apa? Mudah saja, artikel-artikel yang berkaitan dengan produk atau jasa Anda. Bisa jadi, artikel yang tidak berkaitan tetapi target pasar yang sama.

Pada posting sebelumnya saya sudah menjelaskan bagaimana membuat rencana kata kunci dan menulis artikel berdasarkan kata kunci. Silahkan pelajari dan terapkan untuk membangun aset Anda.

Anda bisa menulis artikel atau review produk setiap pulang kerja. Memang capek, tapi ini adalah perjuangan dan persiapan yang akan membuahkan hasil di masa pensiun Anda. Saya melakukan itu, bahkan kadang sampai jam 11 malam.

Lupakan Dulu Uangnya

Serius, saya tidak menyarankan Anda langsung mencari uang. Tidak masalah, Anda 1-3 tahun membangun blog tanpa menghasilkan sedikit pun. Tapi Anda sedang membangun aset. Fokus pada asset, yaitu membuat blog sebesar mungkin. Tulis artikel sebanyak mungkin sampai mendapatkan kunjungan yang banyak.

Jika Anda mau menghasilkan uang, pilihlah penghasil uang yang tidak banyak melibatkan Anda, misalnya periklanan seperti Google Adsense atau menjual produk afiliasi. Kedua penghasil uang ini mungkin tidak terlalu banyak, tetapi Anda tidak perlu repot melayani.

Bangun Audiens

Daripada Anda sibuk memikirkan uangnya, lebih baik bangunlah audiens blog Anda. Audiens juga aset. Anda bisa membangun mailing list. Anda bisa membangun follower twitter. Anda bisa membangun fans di Facebook Fanspage atau sebagainya. Kuncinya bangun audiens agar Anda mudah menghubunginya nanti.

Membangun follower alias audiens adalah langkah penting yang sering dilupakan oleh blogger yang sekedar iseng dan hobby. Tapi jika Anda mau serius membangun bisnis blogging yang menghasilkan, Anda harus membangun audiens.

Tema Blog

Tema blog tentu saja disesuaikan dengan bisnis Anda nanti. Saya sudah punya rencana akan menjadi motivator dan penulis ebook motivasi dan pengembangan diri. Maka saya membuat blog tentang motivasi. Sesuai bukan? Kalau pun saya saat ini membuat blog macam-macam, saran saya jangan dulu saat awal. Nanti saja, setelah satu blog Anda besar, Anda bisa mengembangkan ke ceruk pasar lain.

Fokus awal di satu tema saja. Tentu saja, memilih tema jangan terlalu sempit, pilih tema yang cukup luas seperti motivasi. Jika terlalu spesifik, misalnya Anda membuat blog tentang Android karena berencana jual aplikasi. Bagaimana jika nanti, Android sudah tidak musim lagi? Kerja keras Anda membangun aset bisa percuma.

Blog-blog spesifik bisa Anda buat, nanti saat Anda sudah full time blogger.

Tidak Bisa atau Tidak Ada Waktu Menulis

Salah satu masalah yang sering saya temui adalah tidak bisa menulis dan tidak ada waktu menulis. Sebenarnya tidak masalah, jika anda tidak bisa, Anda bisa belajar. Belajarlah dulu, sampai bisa kemudian bangun blog Anda.

Bagaimana jika tidak ada waktu? Anda bisa membayar orang untuk menulis artikel. Sisihkan uang gaji Anda untuk membayar orang lain menulis artikel. Ingat, Anda bukan membeli artikel, tetapi Anda sedang investasi. Artikel di blog Anda adalah aset. Saat ini banyak jasa penulisan artikel, bisa dimanfaatkan.

Bukannya menghasilkan uang, malah mengeluarkan? Ya, namanya juga sedang membangun bisnis. Pasti ada modal yang keluar. Harus ada pengorbanan. No pain, no gain. Pengorbanan itu bisa waktu dan keringat atau uang untuk investasi. Itu pilihan Anda.

Berapa Lama Waktu Yang Dibutuhkan?

Itu tergantung Anda. Kecepatan Anda yang menentukan. Jika Anda berkorban lebih banyak, maka aset yang terbangun akan lebih cepat besar. Bisakah Anda menulis 30 artikel per hari? Jika bisa, dalam hitungan bulan, blog Anda sudah ramai. Bahkan bisa mulai menghasilkan uang meski pun masih kecil.

Kesimpulan

Anda bisa membangun aset untuk persiapan pensiun Anda dengan membangun blog. Fokus membangun blog dan audiensnya. Pilih tema yang tepat, tidak terlalu melebar juga tidak terlalu sempit. Hasil yang akan Anda dapat nanti akan sesuai dengan kerja keras dan pengorbanan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *